Langsung ke konten utama

Indonesian Local Food (part 2)

Sumatera Barat  

Provinsi Sumatera Barat memiliki ibu kota Padang dan terletak di Pulau Sumatera. Sumatera Barat terkenal akan makanan khasnya, salah satunya randang baluik.

Sumber: Okezone, 2012
Randang baluik atau rendang belut adalah makanan khas Sumatera Barat dengan bahan utama berupa belut yang dijadikan makanan rendang dan disajikan menjadi lauk pendamping nasi. Sebagian wilayah di Sumatera Barat memiliki areal persawahan yang besar sehingga memungkinkan belut untuk berkembang biak dengan baik. Makanan ini adalah sajian yang biasa dihidangkan pada upacara penghelatan perkawinan, turun mandi anak, khitanan, batagak gala atau penobatan gelar, serta batagak penghulu atau penggantian penghulu yang telah meninggal. Jika makanan ini tidak dihidangkan saat upacara maka akan dijadikan gunjingan atau disabuik urang bahwa lauknya tidak cukup atau sambanyo ndak cukuik.
Riau

Provinsi Riau terletak di Pulau Sumatera dan beribu kota Pekanbaru. Salah satu minuman lokal provinsi Riau adalah es laksamana mengamuk.
Sumber: Sajian Sedap, 2016
Es Laksamana Mengamuk adalah minuman khas dari Riau yang berbahan utama mangga kweni lalu dicampur dengan santan dan gula. Sejarah terciptanya minuman ini berasal dari amukan seorang laksamana yang kehilangan istrinya karena dibawa lari oleh pemilik kebun kweni. Laksamana yang sangat marah menebaskan pedangnya sembarangan di kebun kweni itu sehingga puluhan buah kweni hancur akibat perbuatannya. Ketika laksamana telah selesai melampiaskan amarahnya dan pulang, masyarakat di sekitar kebun lalu memungut buah kweni yang telah tercincang dan dibawa untuk dimakan.  Awalnya masyarakat bingung bagaimana mengolah kweni yang telah terpotong tersebut hingga akhirnya salah satu warga mencampurnya dengan santan dan gula merah dan akhirnya menjadi minuman segar yang hingga kini masih terkenal di Riau. Minuman segar ini tentunya cocok disajikan untuk teman berbuka puasa.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Indonesian Local Food (part 7)

Banten   Provinsi Banten yang ber ibu kota Serang terletak di Pulau Jawa memiliki salah satu jajanan khas yang nikmat, yaitu sate bandeng. Sumber: Harian Depok, 2015 Sate bandeng adalah perpaduan antara daging ikan bandeng dan berbagai bumbu yang ditusuk dengan bambu dan dibungkus dengan daun pisang seperti pepes ikan. Terdapat dua jenis sate bandeng, yaitu sate bandeng santan kental dan sate bandeng serundeng kelapa. Sate bandeng santan kental menjadi makanan khas Kerajaan Banten pada masa pemerintahan Sultan Ageng Tirtayasa, sedangkan sate bandeng serundeng kelapa lebih sering ditemukan pada hari raya Lebaran. Bagi gadis yang belum menikah, yang bisa membuat makanan ini akan dianggap senang oleh calon mertua karena proses pembuatan hidangan ini cukup rumit. Ikan bandeng memiliki banyak duri yang tertanam pada dagingnya dan perlu dibuang agar ikan dapat dimakan. Pada abad ke-16, juru masak Kerajaan Belanda bingung bagaimana cara mengurangi duri pada ikan bandeng agar d...

Indonesian Local Food (part 6)

DKI Jakarta   Provinsi DKI Jakarta terletak di bagian barat laut Pulau Jawa, menjadi ibu kota Republik Indonesia.  Salah satu kuliner khas dari Jakarta adalah minuman bir pletok. Sumber: Majalah Kartini, 2016 Bir pletok adalah minuman khas Betawi merupakan kombinasi berbagai rempah yang direbus menjadi satu. Bahan-bahan dalam bir pletok terdiri dari cengkeh, jahe, jinten, daun pandan, sereh, kapulaga, dan kayu secang. Bir pletok adalah wine tiruan masyarakat Betawi yang tidak memiliki alkohol di dalamnya. Awalnya, masyarakat Belanda yang datang ke Jakarta sering mengadakan pesta yang tidak lepas dari minuman keras. Masyarakat Betawi yang mayoritas beragama Islam merasa risih terhadap kebiasaan orang Belanda yang gemar meminum minuman keras dan juga merasa iri karena tidak dapat meminum minuman keras. Oleh karena itu, masyarakat Betawi membuat minuman dengan warna yang menyerupai minuman keras namun tidak mengandung alkohol, yaitu bir pletok. Kata "pletok" send...

Indonesian Local Food (part 15)

Sulawesi Selatan   Provinsi Sulawesi Selatan adalah salah satu provinsi yang terletak di bagian selatan Pulau Sulawesi, beribu kota Makassar. Makanan lokal dari Makassar yang telah banyak dikenal masyarakat adalah coto Makassar. Sumber: Liputan6, 2016 Coto Makassar adalah hidangan seperti soto yang berkuah santan dengan jeroan, disantap sebagai lauk pendamping nasi atau ketupat. Awalnya, salah satu juru masak di Kerajaan Bareng melihat isi perut kerbau yang tidak digunakan kemudian ia memiliki ide untuk mencampurkan berbagai rempah dengan isi perut kerbau lalu dimasak menggunakan air beras dan diberi kacang. Makanan tersebut kemudian dibagikan pada masyarakat, dan ternyata masyarakat menyukainya sehingga juru masak pun menyajikannya pada raja. Bagian isi perut kerbau tidak dapat digantikan dengan isi perut hewan lainnya, karena isi perut kerbau memiliki aroma yang khas.